Review Buku

Hewan-Hewan Fantastis dan Di Mana Mereka Bisa Ditemukan

beasts cover depan oriJudul Buku: Fantastic Beasts & Where to Find Them

Penulis: Newt Scamander

Penerbit: Obscurus Books, bekerja sama dengan Bloomsbury

Tahun Terbit: 2001

Buku ini merupakan salah satu textbook yang digunakan oleh Sekolah Sihir Hogwarts untuk memperkenalkan berbagai hewan fantastis di dunia penyihir dan disembunyikan dari para Muggle (manusia non penyihir). Buku ini disebut edisi istimewa karena, atas berbagai pertimbangan, diterbitkan untuk bisa dijual ke toko-toko buku Muggle. Selain itu, yang lebih istimewa, buku tersebut merupakan copy dari buku milik Harry Potter. Lengkap dengan coret-coretan yang dibuat oleh Harry, Ron, dan Hermione di dalamnya. Anda, para Muggle, dapat membelinya dengan harga 14 Sickle 3 Knut. Nah, please, Anda penggemar serial Harry Potter yang jago matematika.. silakan beritahu saya nilainya dalam rupiah kalau 34.872.000 Galleon 14 Sickle 7 Knut nilainya sama dengan 174 juta pound (mata uang Inggris. Nilai konversi ini saya peroleh dari halaman 10 buku ini).

halaman depan beasts

***

Menurut saya, buku ini adalah super-super fiksi. Mengapa? Karena bukan cuma isinya yang fiksi, tetapi juga penulisnya, penerbitnya, dan bagaimana buku ini bisa sampai ke toko-toko buku kita. OMG… buku ini membuat dunia Harry Potter seolah-olah benar-benar nyata, bukan sekadar dunia rekaan J.K. Rowling. Seolah-olah buku ini benar-benar beredar di dunia para penyihir untuk kalangan mereka sendiri. Khusus untuk edisi istimewa ini, penerbit Obscurus Books bekerja sama dengan Bloomsbury Publisher agar bisa sampai ke toko buku Muggle. Obscurus Books merupakan penerbit di dunia penyihir Harry Potter, tentu saja Anda tahu bahwa penerbit ini fiktif. Adapun Bloomsbury Publisher adalah penerbit yang benar-benar ada di London. Untuk menyempurnakan kefiktifan buku ini, bab “Tentang Penulis” berisi biografi Newt Scamander, seorang pakar hewan-hewan fantastis. Tak cukup sampai di situ, buku ini diberikan kata pengantar oleh Albus Dumbledore, kepala Sekolah Sihir Hogwarts. Benar-benar super fiksi.

Diawali dengan definisi ‘hewan’ menurut Kementerian Sihir, buku ini dilanjutkan dengan 75 deskripsi hewan-hewan fantastis dari A-Z yang lumayan menarik untuk dibaca sebagai selingan. Sesekali saya tersenyum membaca tulisan fiksi yang begitu imajinatif. Berbagai hewan fantastis dari seluruh dunia tercantum dalam buku ini, tak terkecuali dari Indonesia. Benar, dari Indonesia! Tentu saja penulis tidak terang-terangan menyebut Indonesia, berikut ini kutipannya:

Acromantula adalah labah-labah raksasa bermata delapan yang mampu berbicara seperti manusia. Mereka berasal dari hutan rimba Borneo yang lebat.” (halaman 31)

Deskripsi hewan dalam buku ini dilengkapi dengan deskripsi keamanan menurut Klasifikasi Kementerian Sihir (KKM), yaitu:

  • XXXXX : Dikenal sebagai pembunuh penyihir/mustahil dilatih atau dijinakkan
  • XXXX: Berbahaya/butuh pengetahuan khusus dan penanganan ahli
  • XXX: Penyihir yang cakap mampu menangani
  • XX: Tidak berbahaya/bisa dijinakkan
  • X: Bikin bosan

Untuk hewan-hewan dari daerah tropis, kok saya lihat semuanya masuk kategori XXXXX ya? Contohnya ya Acromantula tadi dan Lethifold (dari Papua Nugini).

Beberapa hewan fantastis yang terdaftar dalam buku ini beberapa mungkin sudah familiar di telinga kita seperti Peri, Naga, Unicorn, Centaurus, dan Hippogriff (pembaca serial Harry Potter pasti tahu ini). Hanya saja, terkadang deskripsi dalam buku ini bisa menjungkirbalikkan imajinasi kita tentang makhluk-makhluk (atau dalam definisi buku ini, ‘hewan’) tadi. Sebagai contoh, biasanya kita menganggap Peri bisa bicara. Namun menurut buku ini, Peri adalah hewan kecil indah yang berinteligensi rendah, dan tidak bisa bicara. Menyikapi kesenjangan ini, penulis memberikan catatan kaki yang cukup menggelikan:

Muggle punya kelemahan besar terhadap Peri, yang digambarkan dalam berbagai dongeng anak-anak. Kisah-kisah Peri ini menceritakan tentang makhluk kecil bersayap yang baik hati dan mampu bicara seperti manusia (meski sering kali dengan gaya sentimental yang bikin muak).” (halaman 51).

Nama hewan dalam buku ini ternyata ada juga yang sama dengan nama hewan dalam dunia kita, yaitu Salamander dan ikan Ramora. Tapi jangan harap deskripsinya sama dengan bayangan kita tentang hewan tersebut di dunia nyata. Misalnya saja salamander yang di dunia kita dikenal sebagai hewan air, di sini dinyatakan sebagai kadal kecil yang tinggal di dalam api dan memakan lidah api.

Di sini ada juga sedikit lelucon yang saya pikir inspirasinya diambil dari dunia nyata. Yang saya maksud adalah lelucon para pegawai Kementerian Sihir ketika ada seseorang yang akan dipecat:

Meskipun ada Kantor Hubungan Centaurus di Divisi Hewan Departemen Pengaturan dan Pengawasan Makhluk Gaib, tak satu pun Centaurus pernah memanfaatkannya. Situasi itu dijadikan lelucon. Pegawai Kementerian yang dalam waktu dekat akan dipecat, disebut “dikirim ke Kantor Centaurus”.” (halaman 18)

Lelucon di atas muncul karena pada saat klasifikasi Makhluk dan hewan, sesungguhnya Centaurus layak untuk dimasukkan dalam kategori Makhluk. Tetapi, karena mereka suka menyendiri dengan kelompoknya serta tidak suka berurusan dengan para Makhluk alias suka mengasingkan diri, mereka memohon agar tetap diklasifikasikan sebagai hewan saja. Akhirnya dengan berat hati, Kementerian Sihir mengabulkan permohonan mereka walaupun mereka jelas-jelas adalah Makhluk yang cerdas. Untuk menghormati mereka yang sebenarnya adalah Makhluk, kementerian membentuk Kantor Hubungan Centaurus di Divisi Hewan.

Istilah “dikirim ke Kantor Centaurus” menurut saya mirip dengan idiom Inggris “dikirim ke Coventry”. “Dikirim ke Coventry” adalah hukuman di mana semua orang dilarang untuk berbicara dengan si terhukum. Dengan kata lain, “dikirim ke Coventry” bisa diartikan bahwa si terhukum diasingkan, dianggap tidak ada, atau dikeluarkan dari suatu komunitas. Adapun istilah “dikirim ke Kantor Centaurus” , saya pikir juga memiliki makna yang mirip dengan “dikirim ke Coventry”. Mengingat penulis adalah seorang berkebangsaan Inggris, sangat mungkin bahwa istilah “dikirim ke Kantor Centaurus” memang terinspirasi dari istilah “dikirim ke Coventry”.

Satu lagi yang menjadi perhatian saya.. Kalau buku ini memang digunakan untuk memperkenalkan hewan-hewan fantastis, kok nggak ada gambarnya ya? Walaupun penulis sudah mendeskripsikan lewat kata-kata, tapi imajinasi setiap orang ‘kan bisa berbeda-beda. Kalaupun diberikan alasan bahwa hewan-hewan yang disebut dalam buku ini sulit untuk difoto, ‘kan bisa ya dilukis sketsanya seperti yang dilakukan pada beberapa hewan dalam buku ini.

Cover Belakang versi original (kiri) vs versi Indonesia (kanan)

Cover Belakang versi original (kiri) vs versi Indonesia (kanan)

Saya kira cukup review saya untuk isi buku ini. Sekarang saya akan mengomentari sedikit tentang penampilan buku yang saya peroleh secara gratis dari forum blogger Blogfam ini. Mata saya kok merasa agak gatal ya melihat cover belakang buku ini, yaitu saat melihat barcode yang menurut saya sama sekali nggak padu dengan layout cover belakang secara keseluruhan. Menurut saya, sebaiknya latar barcode berwarna putih sebaiknya dibuat transparan saja sehingga nggak terkesan asal dipasang. Apalagi yang versi Indonesia, kok barcode-nya malah ada dobel ya? Seingat saya, buku-buku terjemahan yang lain pun barcode-nya cuma ada satu.

Nah, demikianlah review saya untuk Fantastic Beasts & Where to Find Them. Menurut saya, orang-orang yang tertarik untuk membeli buku ini tentu merupakan Harry Potter big fan. Oh, iya.. jangan lupa, selain nama penerbit Bloomsbury dan tahun terbit, data buku yang saya cantumkan di atas adalah fiksi belaka. Untuk edisi Indonesia, berikut ini merupakan data real dari Fantastic Beasts & Where to Find Them:

beasts cover depan indoJudul Buku: Fantastic Beasts & Where to Find Them (Hewan-Hewan Fantastis dan di Mana Mereka Bisa Ditemukan)

Penulis: J.K. Rowling (tidak tercantum di cover, yang tercantum di cover adalah Newt Scamander).

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan, Tahun Terbit: VI, April 2002 (tahun terbit pada data di atas adalah tahun terbit original books alias versi English terbitan Bloomsbury)

Tebal: 88 halaman

 

 

Advertisements

One thought on “Hewan-Hewan Fantastis dan Di Mana Mereka Bisa Ditemukan

  1. Pingback: Salut, Tantangan Keren di Tahun 2014 | makanbuku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s