Review Buku

Perang di Mata Anak Sebelas Tahun

catatan harian zlata

Judul Buku: Buku Harian Zlata

Penulis: Zlata Filipovic

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Cetakan, Tahun Terbit: I, 1994

Jumlah Halaman: 209

 

Alhamdulillah, kesampaian juga baca Buku Harian Zlata dengan cover kuning sesuai harapan saya di Wishful Wednesday #5. Dari buku ini, seriusan, perang tuh merugikan pihak manapun yang bertikai. Yang jadi korban seringkali juga orang-orang yang tidak terlibat urusan penyebab perang. Zlata dalam buku hariannya menjelaskan dengan gamblang bagaimana rasanya menjadi warga sipil saat terjadi perang, yaitu MENGERIKAN! Yap, MENGERIKAN dengan capslock. Demikian Zlata menuliskan dalam buku hariannya.

Warga sipil harus ekstra hati-hati ketika ingin keluar ke pekarangan rumahnya, bahkan jika hanya ingin berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain di dalam rumah. Yang paling aman, mereka harus terus menerus bersembunyi di ruang bawah tanah. Mati listrik, mati air, dan kehabisan jatah gas, menjadi menu baru dalam kehidupan mereka. Musim dingin yang biasanya disambut dengan suka cita oleh anak-anak, kini menjadi momok bagi mereka. Akankah mereka bertahan melalui musim dingin? Tanpa listrik, tanpa gas.. Belum lagi ketakutan akan kehilangan anggota-anggota keluarganya. Lalu tatkala mortar-mortar yang jatuh di pemukiman sipil sudah menjadi makanan sehari-hari, maka Zlata kecil mengeluhkan terjadinya perang ini.

Ya Tuhan. Mengapa semua ini harus terjadi? AKU BENAR-BENAR MELEDAK MARAH. AKU INGIN MERAUNG DAN MENGHANCURKAN SEGALA-GALANYA.

Buku Harian Zlata mendeskripsikan dengan gamblang perasaan orang-orang tak bersalah yang terjebak di dalam perang. Tergambar bahwa perang (khususnya perang yang di dalamnya terdapat penjahat-penjahat perang yang tidak memperhatikan etika berperang) selalu membawa petaka bagi orang-orang yang tidak seharusnya terlibat. Wanita, anak-anak, dan penduduk sipil yang tak tahu permasalahan pemicu perang seakan menjadi tumbal bahkan dijadikan sebagai perisai perang. Sungguh tidak beradab. Tidakkah pihak-pihak yang bertikai itu memiliki rasa kemanusiaan? Dua tahun yang dikisahkan dalam buku harian ini, belum menunjukkan tanda-tanda perdamaian di antara pihak-pihak yang betikai.

Dengan membaca buku harian si kecil berusia sebelas tahun ini, kita mengetahui bagaimana suasana perang yang sesungguhnya. Di luar persembunyiannya, jelas keadaan perang pasti lebih mengerikan. Padahal di dalam persembunyian Zlata saja, deskripsi yang ia tuangkan di buku harian sudah cukup mengerikan. Apalagi di luar sana? Ya Allah, datangkanlah saatnya kedamaian di muka bumi ini. Perang Bosnia mungkin kini telah berlalu, tapi sekarang pertikaian Bani Israel-Palestina masih tak kunjung usai. Beberapa waktu yang lalu memang Bani Israel diberitakan telah mengakui kesalahan dan bersedia melakukan gencatan senjata atas penduduk Gaza. Tapi apa yang terjadi beberapa hari kemudian? Mereka kembali melakukan pencaplokan wilayah Palestina dari sisi yang lain. Belum lagi adanya musuh dalam selimut di dalam tubuh penduduk Palestina sendiri. Mengutip istilah yang digunakan oleh Zlata, mereka semua itu adalah anak-anak nakal.

Teks Buku Harian Zlata seluruhnya dicetak dalam kertas HVS hitam-putih. Jelas, karena memang tidak ada gambar-gambar menyertai tulisan tersebut. Walaupun demikian, terdapat delapan halaman memuat foto-foto keluarga Zlata sebelum dan sesudah perang dan juga beberapa halaman foto buku harian otentik milik Zlata. Halaman foto-foto tersebut dicetak menggunakan art paper dan full color. Foto-foto full color juga dapat ditemukan di halaman sampul bagian dalam, depan maupun belakang.

Satu hal yang saya keluhkan tentang buku ini adalah: jilidan yang sangat buruk! Saat membuka halaman demi halaman, buku ini sangat berisiko ‘mreteli‘. Sekarang saja, beberapa halaman dari buku ini sudah mreteli alias lepas. Semoga Buku Harian Zlata terbitan baru memiliki kualitas penjilidan yang lebih bagus.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s