Bahasa Indonesia / Kosakata Hari Ini

Renjana dan September Ceria

Halo semua, hari pertama di bulan Oktober! Maaf lama nggak update blog ini. Bisa dibilang saya sedang puasa Wishful Wednesday mengingat banyaknya buku yang belum dibaca dan di-review. Untuk me-review pun belum bisa karena saya belum selesai membaca. Maklumlah emak-emak, mesti curi-curi waktu buat bisa baca di antara berbagai tugas domestik dan lainnya. Nah, biar blog ini nggak nganggur-nganggur amat, saya buat deh kategori ini untuk mendokumentasikan kata-kata baru yang saya peroleh dari aktivitas membaca. Hal ini merupakan aksi sadar diri akan cetek-nya perbendaharaan kata saya. Hitung-hitung, langkah ini bisa menjadi upaya agar makna kata-kata tersebut tetap terikat dalam benak saya. Para salaf bilang, “Ikatlah ilmu dengan mencatatnya.” Selain itu, siapa tahu teman-teman juga ada yang belum tahu tentang kata-kata ini. Jadi, bisa sekalian berbagi bukan?

OK, pada tulisan pertama dalam kategori ini, saya akan mengupas kata ‘renjana’. Sebenarnya, kata ini sudah sering saya dengar di masa lalu tapi terus terang saya tidak tahu maknanya. Karena jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari, saya juga kurang tertarik untuk mencari maknanya. Hal ini berubah ketika kemarin saya membaca sebuah artikel di Hipwee yang berjudul “Mengikuti Passion Bukan Berarti Kamu Nggak Bisa Sukses”. Dalam artikel tersebut, kata ‘renjana’ berkali-kali disebutkan. Melihat konteks dari kalimat-kalimat dalam artikel tersebut, saya menyimpulkan bahwa ‘renjana’ merupakan tafsir untuk kata ‘passion’. Saat saya cek di KBBI online, ternyata memang demikianlah adanya. KBBI online menyebutkan bahwa ‘renjana’ berarti rasa hati yang kuat. Kata ini menurut saya lebih OK untuk menerjemahkan ‘passion’ daripada ‘gairah’, ‘desiran’, atau ‘nafsu’. Walaupun secara makna sebenarnya sama saja, tapi secara ‘rasa’ kesannya berbeda. ‘Gairah’, ‘desiran’, atau ‘nafsu’ seringkali dikonotasikan ke hal-hal berbau seks jika digunakan dalam satu kalimat saja (misalnya untuk judul).

Kalau begitu, ‘renjana’ bisa menjadi jawaban atas kegalauan saya untuk artikel jadul saya yang berhubungan dengan passion. Editor kala itu juga kesulitan membantu menemukan kata yang pas untuk menerjemahkan ‘passion’ dalam artikel itu. Akhirnya, kami putuskan untuk tetap menggunakan kata ‘passion’ dengan dicetak miring. Dengan ini, sekarang kita nggak bingung lagi ya say?

Baiklah, sekian dulu artikel hari ini. Semoga bermanfaat. Oh iya.. ada kabar bahagia di bulan September. BBI akhirnya menerima proposal saya untuk menjadi member. Alhamdulillah.. Setelah sembilan bulan menunggu, akhirnya brojol juga. Udah kaya’ nunggu anak lahir saja, hehe.. Dengan demikian, saya kini telah resmi menjadi anggota Blogger Buku Indonesia dengan nomor ID: BBI 1409237.  Terimakasih ya, Min! Senangnya, akhirnya bisa pasang badge BBI juga. Blog dan buku memang merupakan bagian dari renjana saya. Kebetulan pas diterima jadi member, pas BBI lagi ngadain lelang buku. Alhamdulillah, buku-buku inceran saya di lelang bisa dapet semua.  Semoga hubungan saya dan komunitas BBI selalu mesra nan ceria seperti lagu di bulan September, September Ceria. :D

Add to DeliciousAdd to DiggAdd to FaceBookAdd to Google BookmarkAdd to RedditAdd to StumbleUponAdd to TechnoratiAdd to Twitter

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s