Review Buku

Review untuk Smartdiary Matematika SMP Kelas 7, 8, 9

IMG_20150303_132433Judul Buku: Smartdiary Matematika SMP Kelas 7, 8, 9
Penulis: Wijaya Kurnia Santoso
Penerbit: Tangga Pustaka
Cetakan, Tahun Terbit: I, September 2014
Jumlah Halaman: 252 halaman

Alhamdulillah, dapat rezeki buku gratis dari penerbit: Smartdiary Matematika SMP Kelas 7, 8, 9. Siang itu, kurir JNE mengantarkan buku ini and I feel surprised karena hal-hal berikut ini:

Pertama: bungkusnya rapi. Good job! Penerbit jadi terlihat profesional.

Design sederhana namun cantik mengawali setiap awal bab baru.

Design sederhana namun cantik mengawali setiap awal bab baru.

Kedua: Wah, bukunya ternyata imut-imut! Saya kira tadinya ukuran buku ini seperti kebanyakan buku normal. Ternyata Smartdiary ini berukuran 10 cm x 14 cm alias seukuran telapak tangan orang dewasa (telapak tangan saya sih..). Kalau begitu, cocok deh kalau namanya Smartdiary karena memang jadi seperti diary milik anak-anak remaja yang ukurannya kecil dan imut-imut. Disematkan kata Smart karena diary ini bisa bikin smart lenyeh mengerjakan soal-soal matematika. Bahan kertas isi paperback dan cover doff jingga bertekstur totol-totol (tekstur ya, bukan gambar/corak) membuat Smartdiary ini sangat nyaman dipandang, dipegang, dan diendus. Design per halamannya pun sederhana namun cantik.

Ketiga: Kenyataan bahwa penerbit buku ini (Tangga Pustaka) berlokasi di Ciganjur alias sangat dekat dengan rumah tempat tinggal saya. Weleh-weleh… kalau begitu, sering-seringlah kirim buku untuk saya ya! Langsung diantar ke rumah tanpa kurir akan lebih cepat dan tentunya mengirit tarif pengiriman. #modus :p Nah, buku ini terdiri atas 14 bab. Setiap bab terdiri atas ringkasan teori, contoh soal disertai pembahasan, serta latihan-latihan soal tanpa pembahasan. Ringkasan teori ditulis dalam format poin-poin sehingga langsung ke sasaran dan tidak bertele-tele. Format seperti ini sangat efektif sebagai rangkuman atas apa yang telah dipelajari siswa di sekolah, bukan sebagai rujukan awal untuk mulai memahami sesuatu. Karena buku ini memang ditujukan sebagai buku latihan (bukan textbook), maka pemilihan format seperti ini sudah cocok dan akan sangat memudahkan pemakainya.

Label alamat diketik dan ditempel rapi meski ada sedikit kesalahan (nama saya ga pakai 'Komplek'. Harusnya di-enter biar masuk ke alamat keles.. :D )

Label alamat diketik dan ditempel rapi meski ada sedikit kesalahan (nama saya ga pakai ‘Komplek’. Harusnya di-enter biar masuk ke alamat keles.. :D )

Bungkus rapi.

Bungkus rapi.

Pada bagian latihan soal di setiap bab (8-15 soal), diberikan kunci jawaban yang diletakkan di akhir setiap bab. Pengguna buku ini diharapkan mau mengerjakan latihan-latihan yang diberikan dulu secara mandiri sebelum akhirnya mencocokkan jawabannya menggunakan kunci. Dengan demikian, akan teruji seberapa paham pengguna buku ini atas materi yang sedang dilatih. Asyiknya, di halaman kunci jawaban, penulis menuliskan kata-kata penyemangat untuk memotivasi pengguna buku ini. Selain itu, penulis juga memberikan fakta-fakta unik seputar dunia matematika.

Selanjutnya, setelah menuntaskan seluruh materi (14 bab), penulis memberikan dua paket latihan soal mandiri (masing-masing 40 soal) yang menggabungkan seluruh materi yang dibahas dalam buku ini. Serunya, penulis tidak memberikan pembahasan maupun kunci jawaban untuk latihan-latihan ini. Nah, mantaplah… pengguna buku harus percaya diri dengan pemahamannya atas setiap materi matematika ini.

Fakta unik dunia matematika.

Fakta unik dunia matematika.

Sebagai seseorang yang pernah menjadi pelajar dan belajar matematika, saya selalu merasa ‘zonk’ jika jawaban yang saya hitung tidak terdapat di opsi pilihan ganda. Kalau saya yakin bahwa jawaban sayalah yang benar, di situ kadang saya merasa kesal sambil membatin “Gimana sih ini soal, nggak ada jawaban yang benar di opsi-opsinya!” Oleh karena itu, untuk bisa mereview buku ini dengan baik, dengan semangat ‘45 saya bertekad langsung mengerjakan ulang contoh-contoh soal dilanjutkan dengan soal-soal yang ada dari halaman pertama sampai halaman terakhir. Wuzz! *api semangat berkobar-kobar*

Apakah misi saya berhasil? Saya bertahan +4.5 jam non stop melaksanakan misi tersebut dan berhenti. Bukan karena saya menyerah, tapi saya memberikan hak otak saya untuk melakukan selingan dan bukannya memaksa melakukan hal yang sama terus menerus. Selama 4.5 jam tadi, saya telah meneliti teori-teori yang disampaikan dan mengerjakan soal sampai halaman 161 (contoh+latihan). Kalau dihitung, berarti saya sudah mengerjakan 182 soal. Jadi kecepatan rata-rata saya adalah 40++ soal per jam *eh, jadi kaya’ nulis jawaban soal cerita*. Selanjutnya, sisa misi saya selesaikan dalam waktu +2.5 jam.

Dari hasil penelaahan saya, maka dengan segala hormat wahai penerbit Tangga Pustaka… saya menemukan baaannyaaaak sekali kesalahan. Tidak tanggung-tanggung, terdapat setidaknya 60 poin kesalahan yang saya temukan. Hal ini membuat saya menghabiskan minimal 4 halaman kertas A4 untuk menuliskan poin-poin kesalahan tadi. Notes: Itu baru poin-poin kesalahannya, belum termasuk revisi dan penjabaran yang benar. Saya sampai bingung mau bagaimana nulis reviewnya. Apakah perlu saya bikin file revisi yang bisa di-download? Tapi mengetik revisi dengan banyak equation di Libre Office sangatlah menyita waktu saya yang selalu dibuntuti oleh dua balita aktif. Dan setelah bertapa beberapa hari, inilah review yang saya putuskan untuk di-publish.

Terdapat kesalahan hampir pada setiap bab dalam buku ini. Kesalahan-kesalahan ini antara lain berupa kesalahan cetak, kesalahan perhitungan, kesalahan operator hitung pada rangkuman teori (fatal jika diambil sebagai rujukan), serta kesalahan kunci jawaban. Bahkan ada satu bab yang soal-soal di latihan soal sama sekali tidak bisa dijawab karena kesalahan cetak (bukan karena produk cacat).

Saya sangat memahami bahwa menulis dan mencetak sebuah buku bukanlah hal yang mudah. Kesalahan-kesalahan seringkali terjadi, oleh karena itulah diperlukan editor. Hanya saja yang perlu dicermati, untuk buku-buku eksak (matematika, fisika, kimia, dll), proses editing hendaknya tidak dibatasi pada editing grammar. Yang lebih penting dicermati untuk buku-buku eksak selain daripada grammar antara lain: operator hitung, gambar, tulisan/angka yang menyertai gambar, dan juga simbol. Hal-hal penting ini malah banyak yang luput di dalam Smartdiary Matematika SMP Kelas 7, 8, 9.

Tentang kredibilitas penulis, saya sendiri tidak meragukan keilmuan Wijaya Kurnia Santoso. Menurut biografi yang tertulis di akhir buku, beliau adalah seorang pengajar dan lulusan prodi pendidikan fisika dari sebuah universitas negeri di Surabaya. Bagi seorang lulusan fisika, matematika SMP tentu adalah suatu hal yang cincay.. Sayang sekali jika kualitas penulis yang bagus dan tampilan buku yang menarik jadi tertutupi oleh kesalahan-kesalahan mendasar seperti saya sebutkan di atas. Buku ini seolah-olah dikerjakan secara terburu-buru dan tidak dikaji ulang sebelum diterbitkan *di sini kadang saya merasa sedih*.

Nasi sudah menjadi bubur, lantas apa yang bisa dilakukan? Check this out:

  1. Untuk penerbit, ada baiknya segera menerbitkan edisi revisi untuk Smartdiary Matematika SMP Kelas 7, 8, 9. Jika hal tersebut belum memungkinkan, penerbit bisa melampirkan lembaran revisi untuk cetakan ini.
  2. Untuk projek selanjutnya, sebaiknya editor diambil dari orang yang memiliki kemampuan dalam subjek yang diedit (selain kemampuan gramatikal tentunya). Jika tidak memungkinkan, penerbit bisa membentuk sebuah tim penguji yang bertugas menguji setiap buku yang akan diterbitkan. Penerbit bisa juga langsung menunjuk orang yang kredibel untuk dimintai bantuan menguji buku sebelum diterbitkan. Jadi proofreading benar-benar sampai ke content materi hingga layout gambar, bukan hanya secara tata bahasa. I am available for math #modusLagi :p
  3. Bagi yang sudah terlanjur membeli buku ini, silakan perhatikan halaman-halaman dan nomor-nomor yang ada pada foto-foto di akhir post ini. Kalau Anda menemukan kesalahan dalam revisi saya, silahkan ingatkan saya ya… Kita bisa mendiskusikan jawaban yang benar.
  4. Bagi yang belum memiliki buku ini, silahkan untuk membeli karena sesungguhnya buku ini sangat membantu pendalaman materi melalui soal-soal yang diberikan. Terlebih, banyak soal-soal yang diambil dari soal-soal ujian nasional. Dengan demikian, pengguna buku ini dapat mulai mengira-ngira seperti apakah soal-soal ujian nasional. Hanya saja, jangan mengandalkan jawaban dari cetakan ini dan kritislah terhadap rangkuman teori yang dicetak. Jangan ditelan mentah-mentah! Siapa tahu ada salah cetak atau salah hitung. Sebagai sedikit bantuan, Anda dapat turut mengintip foto-foto di akhir post ini.

Akhir kata, buku Smartdiary Matematika SMP Kelas 7, 8, 9 merupakan buku yang sangat baik jika revisi tadi telah direalisasikan. Jika usulan-usulan di atas dapat dipenuhi, penerbit Tangga Pustaka dapat menjadi penerbit baru yang bisa diperhitungkan kualitasnya. Buku ini unggul dalam hal kenyamanan penyampaian materi yang sistematis, kualitas penulis, desain dan layout buku. Untuk kertas isi, kalau bisa sih dipilih yang agak tebal karena tinta terbayang jelas di halaman sebaliknya. Walau hal ini tidak sampai mengganggu ketertarikan dan konsentrasi saya dalam mengerjakan soal-soal, hal ini cukup mengganggu bagi beberapa orang (contoh nyata: suami saya jadi langsung malas baca, padahal tadinya tertarik banget karena bagusnya design buku ini). Kesalahan-kesalahan di atas terjadi, mungkin saja karena masih mudanya umur penerbit sehingga kurang aware dengan detail-detail tadi. Semoga dengan makin banyaknya pengalaman, kualitas buku-buku penerbit jadi semakin bagus.

OK, sip! Demikian review saya untuk Smartdiary Matematika SMP Kelas 7, 8, 9. Mohon maaf jika ada pernyataan-pernyataan saya yang kurang berkenan. Untuk penulis dan penerbit, terus maju dan semoga sukses ya! Dan semoga juga makin teliti. :)

***

Perhatikan bab-bab dan nomor-nomor berikut ini, bisakah Anda temukan kesalahannya? Silakan cek lagi revisi saya. Jika saya melakukan kesalahan, tolong diingatkan ya. Terima kasih sebelumnya.

Bab 1, Bagian Teori Kesalahan 1 : subjudul 'Penjumlahan' belum tercetak Kesalahan 2: operator hitung pada sifat asosiatif penjumlahan Kesalahan 3: tidak ada sifat 'komunikatif' pada perkalian, yang ada 'komutatif'.

Bab 1, Bagian Teori
Kesalahan 1 : subjudul ‘Penjumlahan’ belum tercetak
Kesalahan 2: operator hitung pada sifat asosiatif penjumlahan
Kesalahan 3: tidak ada sifat ‘komunikatif’ pada perkalian, yang ada ‘komutatif’.

Bab 2, ontoh soal no. 5. Di soal 1/3, opsinya 1/4.

Bab 2, contoh soal no. 5. Di soal 1/3, opsinya 1/4.

Bab 2, latihan soal no 6, sebaiknya dimasukkan ke bab kesebandingan

Bab 2, latihan soal no. 6, sebaiknya dimasukkan ke bab kesebandingan.

Bab 4, ada latihan soal yang benar-benar sama dan diambil dari UN pada tahun dan seri yang sama. Bukan hanya sepasang, tapi 2 pasang. Yaitu nomor 1 dan 3, serta nomor 2 dan 9. Mubadzir, sebaiknya diganti pakai soal yang lain. Boleh ada soal sama, tapi diambil dari sumber yg berbeda. Jadi bisa dijadikan pedoman bahwa soal tersebut sering muncul di ujian.

Bab 4, ada latihan soal yang benar-benar sama dan diambil dari UN pada tahun dan seri yang sama. Bukan hanya sepasang, tapi 2 pasang. Yaitu nomor 1 dan 3, serta nomor 2 dan 9. Mubadzir, sebaiknya diganti pakai soal yang lain. Boleh ada soal sama, tapi diambil dari sumber yg berbeda. Jadi bisa dijadikan pedoman bahwa soal tersebut sering muncul di ujian.

Soal yang sama.

Soal yang sama di latihan soal bab 4.

Soal yang sama.

Soal yang sama di latihan soal bab 4.

Pada contoh soal ini, ada kalimat yang tidak berguna di awal soal. Apakah kalimat ini hanya sebagai pengecoh, ataukah salah copas?

Pada contoh soal ini, ada kalimat yang tidak berguna di awal soal. Apakah kalimat ini hanya sebagai pengecoh, ataukah salah copas?

Bab 2, Teori - Belum ada subjudul untuk bagian penjumlahan - Tidak ada sifat 'komunikatif' pada penjumlahan pecahan, yang ada adalah sifat 'komutatif'.

Bab 2, Teori
– Belum ada subjudul untuk bagian penjumlahan
– Tidak ada sifat ‘komunikatif’ pada penjumlahan pecahan, yang ada adalah sifat ‘komutatif’.

Bab 2, latihan soal no. 8. Kunci jawaban B. Bukankah seharusnya tidak ada jawaban? (33,33%)

Bab 2, latihan soal no. 8. Kunci jawaban B. Bukankah seharusnya tidak ada jawaban? (33,33%)

Bab 4, Bagian Teori kesalahan pada rumus Suku ke-n untuk Barisan Geometri.

Bab 4, Bagian Teori
kesalahan pada rumus Suku ke-n untuk Barisan Geometri.

Bab 4, contoh soal nomor 5. Kunci jawaban: C. Jawaban yang benar: A.

Bab 4, contoh soal nomor 5. Kunci jawaban: C. Jawaban yang benar: A.

Bab 4, latihan soal nomor 4: kesalahan penulisan rumus. n setelah angka 2 seharusnya tidak perlu di-subscript.

Bab 4, latihan soal nomor 4: kesalahan penulisan rumus. n setelah angka 2 seharusnya tidak perlu di-subscript.

Bab 5, Bagian Teori no. 7 poin pertama. Kesalahan operator hitung pada hasil rasionalisasi.

Bab 5, Bagian Teori no. 7 poin pertama. Kesalahan operator hitung pada hasil rasionalisasi.

Bab 5, Bagian Teori nomor 8 poin ketiga. Kesalahan penjabaran (variabel tertukar).

Bab 5, Bagian Teori nomor 8 poin ketiga. Kesalahan penjabaran (variabel tertukar).

Bab 5, Bagian Teori nomor 9 poin kedua. Kesalahan variabel pada penjabaran

Bab 5, Bagian Teori nomor 9 poin kedua. Kesalahan variabel pada penjabaran

Bab 5, Bagian Teori nomor 10 poin ketiga. Kesalahn operator hitung pada hasil rasionalisasi. Selain itu, sebaiknya pada setiap poin jangan menggunakan simbol . Simbol  menunjukkan keterhubungan antara baris tersebut dengan baris sebelumnya, padahal di sini antar baris sama sekali tidak berhubungan.

Bab 5, Bagian Teori nomor 10 poin ketiga. Kesalahn operator hitung pada hasil rasionalisasi. Selain itu, sebaiknya pada setiap poin jangan menggunakan simbol equivalensi material. Simbol equivalensi material menunjukkan keterhubungan antara baris tersebut dengan baris sebelumnya. Padahal di sini, antar baris sama sekali tidak berhubungan.

- Bab 5, Bagian Teori nomor 10 poin keempat. Kesalahan operator hitung pada hasil rasionalisasi. - Bab 5, Bagian Teori Operasi Hitung Pecahan no. 1. Kesalahan operator hitung dan hasil penjabaran.

– Bab 5, Bagian Teori nomor 10 poin keempat. Kesalahan operator hitung pada hasil rasionalisasi.
– Bab 5, Bagian Teori Operasi Hitung Pecahan no. 1. Kesalahan operator hitung dan hasil penjabaran.

Bab 6, contoh soal no. 2. kesalahan soal. Jika dilihat dari pembahasan, seharusnya tidak ada cetakan 2 pangkat n pada soal.

Bab 6, contoh soal no. 2. kesalahan soal. Jika dilihat dari pembahasan, seharusnya tidak ada cetakan 2 pangkat n pada soal.

Pembahasan contoh soal nomor 2 pada bab 6.

Pembahasan contoh soal nomor 2 pada bab 6.

Bab 6. Di antara contoh soal nomor 5 dan 6, terdapat 1 soal lagi dan soal ini belum diberi nomor.

Bab 6. Di antara contoh soal nomor 5 dan 6, terdapat 1 soal lagi dan soal ini belum diberi nomor.

Bab 6, latihan soal no. 2. Kunci jawaban: D. Jawaban yang benar: A.

Bab 6, latihan soal no. 2. Kunci jawaban: D. Jawaban yang benar: A.

Bab 6, latihan soal nomor 8. Kunci jawaban: D. Jawaban yang benar: C.

Bab 6, latihan soal nomor 8. Kunci jawaban: D. Jawaban yang benar: C.

Kunci jawaban untuk latihan soal bab 6

Kunci jawaban untuk latihan soal bab 6

Bab 7, bagian teori. Kalimat yang benar adalah 'gambar di atas', bukan 'gambar di samping'.

Bab 7, bagian teori. Kalimat yang benar adalah ‘gambar di atas’, bukan ‘gambar di samping’.

Bab 6, contoh soal nomor 5. Jika jawaban yang dikehendaki adalah D, maka gambar diagram Venn ini salah. Coba grup angka atau grup gambarnya digeser dulu biar pas sesuai keinginan soal. Selain itu, nomor soal juga kurang ke bawah. Seharusnya nomor soal berada di awal kalimat 'Perhatikan diagram Venn berikut!'

Bab 6, contoh soal nomor 5. Jika jawaban yang dikehendaki adalah D, maka gambar diagram Venn ini salah. Coba grup angka atau grup gambarnya digeser dulu biar pas sesuai keinginan soal. Selain itu, nomor soal juga kurang ke bawah. Seharusnya nomor soal berada di awal kalimat ‘Perhatikan diagram Venn berikut!’

Bab 7, contoh soal nomor 6. Belum disebutkan jumlah pelanggan yang berlangganan koran dan majalah (keduanya). Berdasarkan pembahasan, seharusnya tertulis angka 5.

Bab 7, contoh soal nomor 6. Belum disebutkan jumlah pelanggan yang berlangganan koran dan majalah (keduanya). Berdasarkan pembahasan, seharusnya tertulis angka 5.

Kesalahan pemberian nama pada sumbu (sumbu X) dan penulisan variabel (variabel A dan B).

Kesalahan pemberian nama pada sumbu (sumbu X) dan penulisan variabel (variabel A dan B).

Bab 7, latihan soal nomor 1. Kunci jawaban: C. Jawaban yang benar: B.

Bab 7, latihan soal nomor 1. Kunci jawaban: C. Jawaban yang benar: B.

Bab 7, latihan soal nomor 9. Kunci jawaban: C. Jawaban yang benar: tidak ada pilihan yang benar-benar tepat. Jawaban yang benar adalah {2, 3, 5, 7, 9}

Bab 7, latihan soal nomor 9. Kunci jawaban: C. Jawaban yang benar: tidak ada pilihan yang benar-benar tepat. Jawaban yang benar adalah {2, 3, 5, 7, 9}

Bab 8, Bagian Teori nomor 2a. Seharusnya tidak ada huruf 'c' sebelum huruf 'm' pada rumus gradien. Huruf 'c' ini pada asalnya mungkin adalah tanda koma.

Bab 8, Bagian Teori nomor 2a. Seharusnya tidak ada huruf ‘c’ sebelum huruf ‘m’ pada rumus gradien. Huruf ‘c’ ini pada asalnya mungkin adalah tanda koma.

Bab 8, Bagian Teori nomor 3c (fatal): teori ini tidak valid. Sebagai contoh, coba masukkan nilai P(2,0) dan Q(0,1) menggunakan rumus 3c. Rumus ini akan menghasilkan persamaan yang salah. Rumus persamaan garis lurus sudah dicukupi dengan poin 3a dan 3b.

Bab 8, Bagian Teori nomor 3c (fatal): teori ini tidak valid. Sebagai contoh, coba masukkan nilai P(2,0) dan Q(0,1) menggunakan rumus 3c. Rumus ini akan menghasilkan persamaan yang salah. Rumus persamaan garis lurus sudah dicukupi dengan poin 3a dan 3b.

Bab 8, Bagian Teori nomor 4a, kesalahan indeks. Silakan ganti salah satu indeks g1 menjadi g2.

Bab 8, Bagian Teori nomor 4a, kesalahan indeks. Silakan ganti salah satu indeks g1 menjadi g2.

Bab 8, contoh soal 3. Kunci jawaban: C. Jika berdasarkan gambar, maka jawabannya adalah -5/6. JIka menghendaki jawaban C, maka gambar harus diperbaiki (bagian vertikal kelebihan 1 kotak).

Bab 8, contoh soal 3. Kunci jawaban: C. Jika berdasarkan gambar, maka jawabannya adalah -5/6. JIka menghendaki jawaban C, maka gambar harus diperbaiki (bagian vertikal kelebihan 1 kotak).

Bab 8, contoh soal nomor 4. Tidak ada jawaban di opsi. Jawaban yang benar adalah 2x+3y=0. Lihat pembahasan, ada kesalahan pada penjabaran.

Bab 8, contoh soal nomor 4. Tidak ada jawaban di opsi. Jawaban yang benar adalah 2x+3y=0. Lihat pembahasan, ada kesalahan pada penjabaran.

Bab 8, contoh soal nomor 4. Tidak ada jawaban di opsi. Jawaban yang benar adalah 2x+3y=0. Lihat pembahasan, ada kesalahan pada penjabaran.

Bab 8, contoh soal nomor 4. Tidak ada jawaban di opsi. Jawaban yang benar adalah 2x+3y=0. Lihat pembahasan, ada kesalahan pada penjabaran.

Bab 8, Latihan soal.  Nomor 1, kunci jawaban: D. Jaban yang benar: 3y + 2x = -21 (tidak ada di opsi) Nomor 2, variabel-variabel pada opsi tidak tertulis. Jawaban yang benar: y=2x-2.  Nomor 3, variabel-variabel pada soal dan opsi jawaban tidak tertulis. Soal tidak bisa dikerjakan.

Bab 8, Latihan soal.
Nomor 1, kunci jawaban: D. Jaban yang benar: 3y + 2x = -21 (tidak ada di opsi)
Nomor 2, variabel-variabel pada opsi tidak tertulis. Jawaban yang benar: y=2x-2.
Nomor 3, variabel-variabel pada soal dan opsi jawaban tidak tertulis. Soal tidak bisa dikerjakan.

Bab 8, Latihan Soal. Nomor 4, variabel-variabel pada soal tidak diketahui. Soal tidak bisa dikerjakan. Nomor 5, variab

Bab 8, Latihan Soal.
Nomor 4, variabel-variabel pada soal tidak diketahui. Soal tidak bisa dikerjakan.
Nomor 5, variabel pada opsi jawaban tidak jelas. Jawaban yang benar y=-2x-6.
Nomor 6, kunci jawaban: C. Jawaban yang benar: A.

IMG_20150307_160329

Bab 8, latihan soal nomor 9, variabel-variabel pada soal tidak jelas.

IMG_20150307_160320

Bab 8, latihan soal.
Nomor 7, variabel-variabel pada soal maupun opsi jawaban tidak jelas.
Nomor 8, variabel-variabel pada soal tidak jelas.

IMG_20150307_160352

Kunci jawaban latihan soal bab 8.

Bab 9, contoh soal 2. Gambar terlalu ke bawah sehingga keterangan garis untuk sisi 'c' menimpa tulisan di bawahnya.

Bab 9, contoh soal 2. Gambar terlalu ke bawah sehingga keterangan garis untuk sisi ‘c’ menimpa tulisan di bawahnya.

Bab 9, latihan soal nomor 1. Penyelesaian soal ini sama sekali tidak menerapkan teorema Phytagoras. Soal ini lebih cocok dimasukkan ke bab trigonometri. Namun ternyata, trigonometri sudah tidak diajarkan di matematika SMP sehingga tidak ada bab trigonometri dalam buku ini.

Bab 9, latihan soal nomor 1. Penyelesaian soal ini sama sekali tidak menerapkan teorema Phytagoras. Soal ini lebih cocok dimasukkan ke bab trigonometri. Namun ternyata, trigonometri sudah tidak diajarkan di matematika SMP sehingga tidak ada bab trigonometri dalam buku ini.

Bab 9, latihan soal nomor 5.  - Tidak diketahui letak titik 'T'. - Jika diasumsikan bahwa titik T adalah titik sudut segitiga besar di luar persegi, maka RT=24 cm (tidak ada di opsi jawaban). Jawaban di kunci (C) adalah jawaban yang mustahil karena tidak sesuai dengan teorema Phytagoras.

Bab 9, latihan soal nomor 5.
– Tidak diketahui letak titik ‘T’.
– Jika diasumsikan bahwa titik T adalah titik sudut segitiga besar di luar persegi, maka RT=24 cm (tidak ada di opsi jawaban). Jawaban di kunci (C) adalah jawaban yang mustahil karena tidak sesuai dengan teorema Phytagoras.

Bab 10, contoh soal nomor 4. Gambar ini kurang representatif. Selain itu, perhitungan yang dilakukanpun salah. Silakan cek pembahasan soal, hasil akhirnya seharusnya 87 cm (tida ada di opsi).

Bab 10, contoh soal nomor 4. Gambar ini kurang representatif. Selain itu, perhitungan yang dilakukanpun salah. Silakan cek pembahasan soal, hasil akhirnya seharusnya 87 cm (tida ada di opsi).

Bab 10, latihan soal. Nomor 3, kunci jawaban: C. Jawaban yang benar: A.

Bab 10, latihan soal.
Nomor 3, kunci jawaban: C. Jawaban yang benar: A.

Kunci jawaban latihan soal bab 10.

Kunci jawaban latihan soal bab 10.

Bab 11, Bagian Teori halaman 151 poin 'a'. Kurang simbol sejajar ( // ). Seharusnya tertulis 'Garis AB dan EF disebut sejajar, sering ditulis AB // EF'.

Bab 11, Bagian Teori halaman 151 poin ‘a’. Kurang simbol sejajar ( // ). Seharusnya tertulis ‘Garis AB dan EF disebut sejajar, sering ditulis AB // EF’.

Bab 11, Bagian Teori halaman 152. Simbol sejajar juga belum tertulis. Seharusnya tertulis 'Perhatikan garis a dan garis b. Gari a // b, ...'

Bab 11, Bagian Teori halaman 152. Simbol sejajar juga belum tertulis. Seharusnya tertulis ‘Perhatikan garis a dan garis b. Gari a // b, …’

Bab 11, latihan soal nomor 3. Kunci jawaban: C, jawaban yang benar: D.

Bab 11, latihan soal nomor 3. Kunci jawaban: C, jawaban yang benar: D.

Bab 11, latihan soal. Nomor 4, kunci jawaban: A. Jawaban yang benar: C. Nomor 5, sudut-sudut pada opsi jawaban tidak jelas.

Bab 11, latihan soal.
Nomor 4, kunci jawaban: A. Jawaban yang benar: C.
Nomor 5, sudut-sudut pada opsi jawaban tidak jelas.

Bab 11, latihan soal nomor 10. Kunci jawaban: A, jawaban yang benar: C.

Bab 11, latihan soal nomor 10. Kunci jawaban: A, jawaban yang benar: C.

Bab 12, contoh soal nomor 3. Belum tertulis sudut Q dan R pada gambar. Jika dilihat dari pembahasan, maka sudut Q adalah sudut siku pada segitiga.

Bab 12, contoh soal nomor 3. Belum tertulis sudut Q dan R pada gambar. Jika dilihat dari pembahasan, maka sudut Q adalah sudut siku pada segitiga.

Bab 12, latihan soal nomor 1. Belum diketahui sudut bersimbol 'o' pada segitiga kecil.  Untuk memperoleh jawaban sesuai kunci jawaban (A), maka sudut 'o' pada segitiga kecil adalah sudut c.

Bab 12, latihan soal nomor 1. Belum diketahui sudut bersimbol ‘o’ pada segitiga kecil. Untuk memperoleh jawaban sesuai kunci jawaban (A), maka sudut ‘o’ pada segitiga kecil adalah sudut c.

Bab 12, latihan soal nomor 9. Kunci jawaban: D, jawaban yang benar: A.

Bab 12, latihan soal nomor 9. Kunci jawaban: D, jawaban yang benar: A.

Kunci jawaban latihan soal bab 12.

Kunci jawaban latihan soal bab 12.

Bab 13, contoh soal halaman 190. Gambar pada soal nomor 3 seharusnya adalah gambar untuk soal nomor 2.

Bab 13, contoh soal halaman 190. Gambar pada soal nomor 3 seharusnya adalah gambar untuk soal nomor 2.

Bab 13, contoh soal nomor 4. Jaring-jaring nomor 1 kelebihan 1 petak, sehingga tidak ada jawaban yang benar-benar tepat.

Bab 13, contoh soal nomor 4. Jaring-jaring nomor 1 kelebihan 1 petak, sehingga tidak ada jawaban yang benar-benar tepat.

bab 13, latihan soal nomor 5. Kunci jawaban: B, jawaban yang benar: A.

bab 13, latihan soal nomor 5. Kunci jawaban: B, jawaban yang benar: A.

Bab 13, latihan soal nomor 9. Kunci jawaban: D, jawaban yang benar: A.

Bab 13, latihan soal nomor 9. Kunci jawaban: D, jawaban yang benar: A.

Kunci jawaban latihan soal bab 13.

Kunci jawaban latihan soal bab 13.

Bab 14, latihan soal nomor 2. Tidak diketahui sudut-sudut dalam lingkaran. Ataukan siswa diminta untuk mengukur sendiri menggunakan busur derajat? Jika memang demikian, pastikan gambar akurat!

Bab 14, latihan soal nomor 2. Tidak diketahui sudut-sudut dalam lingkaran. Ataukah siswa diminta untuk mengukur sendiri menggunakan busur derajat? Jika memang demikian, pastikan gambar akurat!

Latihan soal Mandiri I nomor 19. Jawaban yang benar 6,2 (tidak ada di opsi).

Latihan soal Mandiri I nomor 19. Jawaban yang benar 6,2 (tidak ada di opsi).

Latihan Soal Mandiri I nomor 29. Salah satuan pada soal. Seharusnya 90 cm, bukan 90 km.

Latihan Soal Mandiri I nomor 29. Salah satuan pada soal. Seharusnya 90 cm, bukan 90 km.

Latihan Soal Mandiri I nomor 35. Jawaban yang benar: 0 (tidak ada di opsi jawaban).

Latihan Soal Mandiri I nomor 35. Jawaban yang benar: 0 (tidak ada di opsi jawaban).

Latihan Soal Mandiri II nomor 6. Keterangan gambar kurang jelas. Apakah 'p' adalah garis alas ataukah garis tengah? Apakah 9 adalah garis alas ataukah garis tengah?

Latihan Soal Mandiri II nomor 6. Keterangan gambar kurang jelas. Apakah ‘p’ adalah garis alas ataukah garis tengah? Apakah 9 adalah garis alas ataukah garis tengah?

Latihan Soal Mandiri II no. 16. Jika mengikuti gambar ini, maka tidak ada opsi jawaban yang benar karena jawabannya adalah π  dikali (akar dari p kuadrat dikurangi q kuadrat) dikali p *silakan tulis sendiri simbol-simbol matematisnya ... :P*.  Apabila huruf q diturunkan sehingga merujuk pada jari-jari, maka barulah soal ini memiliki opsi jawaban yaitu jawaban C.

Latihan Soal Mandiri II no. 16. Jika mengikuti gambar ini, maka tidak ada opsi jawaban yang benar karena jawabannya adalah π dikali (akar dari p kuadrat dikurangi q kuadrat) dikali p *silakan tulis sendiri simbol-simbol matematisnya … :P*.
Apabila huruf q diturunkan sehingga merujuk pada jari-jari, maka barulah soal ini memiliki opsi jawaban yaitu jawaban C.

Latihan Soal Mandiri II nomor 40. jawaban yang benar: 3/4 (tidak ada di opsi jawaban).

Latihan Soal Mandiri II nomor 40. jawaban yang benar: 3/4 (tidak ada di opsi jawaban).

Advertisements

2 thoughts on “Review untuk Smartdiary Matematika SMP Kelas 7, 8, 9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s