Al Ushul min 'Ilmil Ushul / Kajian Kitab

Makna Ushul Fiqh (Bagian #1)

Judul Kitab: Al Ushul min ‘Ilmil Ushul
Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin
Tanggal: 16 Maret 2015
Topik: Makna Ushul Fiqh (#1)
Pengkaji: Ustadz Hasan al-Jaizy

[Pertemuan #1]

Nasehat Ustadz Hasan kepada penuntut ilmu

  • Ikhlaskanlah niat menuntut ilmu hanya lillahi ta’ala.
  • Berazzamlah untuk terus istiqomah menuntut ilmu.
  • Tidalah disebut penuntut ilmu jika tidak mau belajar bahasa Arab, ushul fiqh, dan mustholah hadits
  • Syubhat yang beredar di khalayak umum: “Kita ‘kan mencari ilmu untuk diamalkan. Jadi buat apa belajar ilmu-ilmu di atas?” Jawaban atas syubhat tersebut: “Menuntut ilmu tidak bisa dilakukan secara acak-acakan. Kita mesti meneladani para ulama dalam menuntut ilmu.”
  • Ushul fiqh tidak hanya dapat bermafaat untuk diri sendiri, tapi juga dapat digunakan untuk memahami nash-nash al-Qur’an dan hadits. Dengan belajar ushul fiqh, kita perlahan-lahan melepaskan diri dari taqlid sehingga tidak tergatung pada terjemahan.

Definisi Ushul Fiqh

Ushul fiqh dapat didefinisikan dari dua sisi:

1. Berdasarkan tinjuan kata penyusunnya (mufrodatnya)

Definisi ushul secara bahasa dan istilah.

Definisi ushul secara bahasa dan istilah.

Ushul secara bahasa adalah jama’ dari kata ashl yang berarti basic/dasar. Sedangkan secara istilah, ushul adalah apa yang menjadi dasar/pondasi bagi sesuatu di atasnya.

  • Contoh dari ushul sebagai dasar bagi sesuatu di atasnya misalnya akar pohon dan pondasi rumah. Akar adalah dasar/asal dari pohon, dan pondasi rumah adalah dasar dari rumah.
  • Ilmu ushul merupakan salah satu ilmu alat. Adapun ilmu alat merupakan kunci untuk mencapai ilmu yang dituju. Jadi, ustadz menasehati kami untuk mempelajari ilmu alat karena mengaji tanpa mempelajari alatnya membuat kita tidak akan sampai pada memahami ilmu syar’i.
Definisi fiqh secara bahasa dan makna.

Definisi fiqh secara bahasa dan makna.

Adapun fiqih secara bahasa berarti faham/memahami. Sedangkan secara istilah, mengetahui hukum-hukum syariat yang berupa amalan/terapan dengan dalil-dalil secara terperinci.

Dalil bahwa fiqih berarti memahami dapat dilihat dalam doa nabi Musa dalam Al-Qur’an:

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

“Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka memahami perkataanku.” (Q.S. Thoha: 25-28)

Jadi dalam ilmu fiqih, yang kita bahas adalah hukum syar’i dari ibadah tersebut, bukan hukum-hukum yang lain. Hukum-hukum selain hukum syar’i misalnya adalah hukum logika dan hukum adat.

Contoh:

  • Hukum logika: jumlah keseluruhan adalah lebih luas daripada jumlah terperinci.
  • Hukum adat: langit mendung pertanda akan turun hujan.

Kemudian, yang kita pelajari dalam fiqih adalah hukum-hukum syariat yang berupa amalan/praktik (bukan yang berhubungan dengan i’tiqad/aqidah). Walaupun demikian, ada ulama yang mengatakan bahwa aqidah adalah fiqih yang paling besar. Dengan demikian, fiqih yang kita maksud dalam definisi fiqih ini adalah fiqih asghar (fiqih yang lebih kecil).

Dengan ilmu fiqih, kita mengetahui sesuatu berdasarkan dalil-dalil secara terperinci. Ilmu yang diketahui dengan dalil inilah yang disebut sebagai ilmu yaqin, ilmu dengan memiliki asal yang jelas. Ilmu yaqin berlawanan dengan ilmu yang berdasarkan persangkaan semata (dzon). Mengetahui saja sesuatu tanpa dalil tidak dapat membuat seseorang disebut sebagai faqih, dia hanya disebut orang yang tahu saja.

2. Berdasarkan kedudukannya sebagai sebuah nama bagi disiplin ilmu tertentu

(bersambung)

Advertisements

3 thoughts on “Makna Ushul Fiqh (Bagian #1)

  1. Pingback: Makna (#2) dan Manfaat Ushul Fiqh | makanbuku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s