Al Ushul min 'Ilmil Ushul / Kajian Kitab

Hukum Taklify (#2)

Judul Kitab: Al Ushul min ‘Ilmil Ushul
Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin
Streaming Live: 30 Maret 2015
Topik: Hukum Taklify (#2)
Pengkaji: Ustadz Hasan al-Jaizy

[Pertemuan #5]

05.1

Definisi haram secara bahasa dan istilah.

  • Haram adalah apa-apa yang dilarang oleh Alah, secara ilzam untuk ditinggalkan.
  • Contoh: durhaka kepada orang tua.
  • Apa-apa yang dilarang oleh syariat akan mengeluarkannya dari hukum wajib, sunnah, dan mubah.
  • Ilzam atas hal-hal yang dilarang oleh Allah akan membedakan yang haram dengan yang makruh.
  • Makruh: sesuatu yang dilarang oleh Allah namun tanpa ilzam.
  • Pada sesuatu yang haram, pelakunya akan mendapat pahala jika meninggalkan perubatan yang dilarang dengan didasari untuk melaksanakan perintah. Sedangkan orang yang melakukan hal-hal yang dilarang akan mendapatkan hukuman (terkecuali pada pengecualian-pengecualian tertentu).
  • Nama lain haram: mamzhur, mamnu’
Definisi makruh secara bahasa dan istilah.

Definisi makruh secara bahasa dan istilah.

  • Makruh secara bahasa berarti mabghudh (yang dibenci/yang dimurkai). Sedangkan secara istilah, makruh berarti sesuatu yang dilarang oleh Allah tidak dengan ilzam.
  • Al makruh: jika ditinggalkan, pelakunya akan mendapatkan pahala jika ia meninggalkannya dengan didasari untuk melaksanakan perintah. Adapun jikalau ia melakukannya, ia tidak dicela kecuali jika ia meremehkannya.
Definisi mubah secara bahasa dan istilah.

Definisi mubah secara bahasa dan istilah.

  • Mubah secara bahasa berarti yang disiarkan / diumumkan / disebarluaskan / diiklankan / yang diizinkan. Sedangkan secara istilah, mubaha adalah sesuatu yang tidak berkaitan dengan perintah maupun larangan.
  • Sesuatu yang mubah, jika menjadi washilah (perantara) menuju yang wajib maka ia menjadi wajib. Sebaliknya, sesuatu yang mubah jika menjadi washilah menuju yang haram, maka ia menjadi haram. Demikian seterusnya terkait dengan hal sunnah dan makruh.
  • Adapun jika suatu hal yang mubah tidak berhubungan dengan sesuatu yang dilarang maupun diperintahkan, maka ia tetaplah mubah.
  • Nama lain mubah: halal, jaiz.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s