Reading Challenge

Pemenang YBBNF 2015

bacabukuMenentukan pemenang YBBNF 2015 bukanlah hal yang mudah bagi saya, terlebih untuk kategori Reviewer. Ada 36 review yang saya terima dan semuanya bagus. Lalu saya harus memilih yang paling bagus di antara yang bagus.

Dari 14 peserta yang mendaftar kategori Reviewer, ternyata hanya ada 5 orang yang benar-benar mengumpulkan review (tidak termasuk penyelenggara), dan hanya ada 2 orang yang mengumpulkan wrap up post. Jika hanya ingin mengumumkan pemenang, saya tinggal memilih di antara dua orang ini, namun saya tidak ingin begitu. Saya ingin agar penilaian yang saya buat dapat bermanfaat bagi seluruh peserta, bagi pemenang maupun yang belum beruntung. Untuk itulah, saya tuliskan prolog ini untuk mengomentari karya-karya peserta yang saya terima.

Untuk menilai karya-karya yang masuk, saya mempertimbangkan empat hal: tata bahasa, kelengkapan review, manfaat review untuk pembaca, serta kelengkapan persyaratan. Untuk aspek tata bahasa, bukan berarti saya mengharapkan review yang menggunakan ragam bahasa baku. It’s OK untuk menggunakan bahasa santai, tapi tata cara penulisan harus tetap tepat donk! Ketepatan penggunaan tanda baca, pilihan kata, serta keterpaduan tulisan agar review mengalir dan terasa nyaman dibaca adalah beberapa pertimbangan pada aspek tata bahasa. Adapun, kelengkapan review berarti review tidak sekadar menceritakan isi buku, namun juga diberikan ulasan. Ulasan ini dapat berupa pendapat pribadi, menelaahnya berdasar pengetahuan/keilmuan yang dimiliki, ataupun pengalaman menarik dari peresensi. Ulasan ini akan membuat review lebih ‘bergizi’ dan mempengaruhi aspek penilaian berikutnya, yaitu manfaat review untuk pembaca. Jadi, dengan membaca sebuah review, pembaca juga akan memperoleh tambahan pengetahuan, di samping memperoleh gambaran tentang isi buku. Review juga bisa menjadi sebuah hiburan untuk pembacanya.

Ketiga aspek pertama, menurut saya, diwujudkan dengan sangat baik oleh Ade Delina Putri dan Rico Martha. Padahal, style penulisan Ade dan Rico cukup berbeda. Ade terlihat lebih menggunakan ragam bahasa baku, sedangkan Rico lebih santai. Kalau hanya dengan melihat karya keduanya, saya akan kebingungan untuk menentukan pemenang challenge ini. Untuk itu, Ade memiliki keunggulan yang tidak dilakukan oleh Rico, yaitu konsisten menulis review untuk challenge ini dan diakhiri dengan memublikasikan wrap up post. Dari sisi ini, Ade memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh penyelenggara.

Dari aspek kelengkapan syarat, saya harus membandingkan antara Ade Delina Putri dengan Rany Dwi Tanti. Kedua peserta ini memiliki gaya penulisan review yang mirip, namun tetap dapat dirasakan perbedaannya. Perbedaannya, kembali ke tiga aspek yang saya uraikan sebelumnya, yang diungguli oleh Ade. Ulasan Rany sendiri sebenarnya cukup baik, namun akan lebih baik jika dipadupadankan dengan pengalaman dan juga pengetahuan pribadi. Selain itu, jam terbang dari aktivitas menulis sangat mungkin mempengaruhi pilihan kata yang digunakan Ade, yang terasa lebih mengalir dan variatif. Sedikit masukan tambahan untuk Ade dan Rany adalah tentang penggunaan tanda baca. Untuk Rany, pastikan bahwa spasi diberikan setelah tanda baca, bukan sebelumnya. Memperbanyak bahan bacaan dan pengalaman menulis juga akan memperkaya kosakata serta mematangkan gaya tulisan. Adapun untuk Ade, mempelajari lebih lanjut tentang penggunaan tanda koma akan sangat bermanfaat. Hal tersebut akan dapat lebih memperjelas maksud tulisan, terutama untuk kalimat-kalimat panjang yang beranak pinak.

Pada tantangan ini, saya memberikan apresiasi yang besar untuk FJ Ismarianto. Menulis review untuk buku non fiksi mungkin suatu gebrakan besar ya untukmu,  mengingat genre tantangan ini bukanlah genre buku favoritmu. Mau membaca buku non fiksi saja sudah merupakan langkah besar untuk memasuki dunia non fiksi, apalagi menuliskan review-nya.

Terakhir, untuk Jiah Al-Fara, saya sangat menyayangkan karena tidak sempat membaca review-reviewmu karena blogmu sudah dihapus.

Untuk kategori Reader, tentu saja saya mempertimbangkan komentar-komentar yang masuk di kolom komentar. Saya mengharapkan komentar yang, bukan saja menceritakan inti buku yang dikomentari, tetapi juga memberikan pendapat komentator terhadap buku tersebut. Bagaimana kesan terhadap buku tersebut, pengaruh buku tersebut pada diri pembaca, kritik, masukan, dan lain-lain.

***

Nah, saatnya mengumumkan pemenang! Dari penjelasan saya di atas, mungkin sudah dapat disimpulkan bahwa, pemenang YBBNF 2015 adalah:

  • Kategori Reviewer: Ade Delina Putri
  • Kategori Reader: Laila

Rekap

Kategori Reviewer
Pendaftar: 14
Aktif: 5

  • Rico Martha
    Jumlah Review: 4
    Wrap Up: Tidak Ada
    Review Favorit Juri: Men’s Guide to Style
    Skor Tertinggi: 275 (Indonesia’s X-Files)
  • Ade Delina Putri
    Jumlah Review: 22
    Wrap Up: Ada
    Reviw Favorit Juri: Free Things, Majo & Sady, dll (banyak)
    Skor Tertinggi: 275 (banyak judul)
  • Rany Dwi Tanti
    Jumlah Review: 10
    Wrap Up: Ada
    Review Favorit Juri: Sukses Membangun Toko Online
    Skor Tertinggi: 245 (Gerobak Lee Myung Bak)
  • FJ Ismarianto
    Jumlah Review: 1
    Wrap Up: Tidak Ada
    Karya Favorit Juri: Chicken Soup for the Writer’s Soul
    Skor Tertinggi: 235
  • Jiah Al-Jifara
    Jumlah Review: 4
    Wrap Up: Tidak Ada
    Review Favorit Juri: –
    Skor Tertinggi: –

Kategori Reader
Pendaftar: 7
Aktif: 4

***

Selamat untuk para pemenang! Saya tunggu link-link tempat pembelian buku incaran teman-teman beserta alamat pengiriman ke email saya: kirana.reine@gmail.com (kobu online Indonesia saja). Total belanja buku maksimal Rp200.000,00 (untuk kategori Reviewer) atau Rp120.000,00 (untuk kategori Reader). Total buku sebelum didiskon, ya!

Advertisements

4 thoughts on “Pemenang YBBNF 2015

  1. Wah ini maksudnya saya kah mbak? Soalnya nama saya Ade Delina Putri hehe. Apa saya sempat salah nulis nama ya? :D
    But, terima kasih kalau memang benar saya hehe. Terima kasih juga atas kritik dan saran tentang komanya hehe. Sepertinya saya memang harus belajar lagi :)
    Email segera meluncur ya Mbak :D

    Like

  2. ah saya sudah bikin wrap up sebenernya, tapi lupa nginput #pikun. tapi kalaupun sempet setor wrap up, masih kalah jauh dengan Mbak Ade Delina hehe. selamat ya untuk para pemenang. untuk Mbak Kirana selaku host, terima kasih sudah menyelenggarakan RC ini :D

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s