Kajian Kitab / Qawa'idul Arba'

Sudah Islam Sejak Lahir, Kenapa Masih Harus Belajar Tauhid?

Para ulama besar gencar mengajarkan tauhid kepada para penuntut ilmu. Padahal, para penuntut ilmu tadi bukan orang-orang yang baru 1-2 tahun belajar agama. Bahkan di antara penuntut ilmu tadi jugalah para ulama yang sudah senior. Hal ini terjadi karena ilmu tentang tauhid merupakan hal yang paling asasi, hal yang paling harus dipahami oleh setiap muslim.

Di antara pentingnya belajar tauhid:

  1. Tauhid merupakan tujuan penciptaan manusia

    “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS Adz-Dzariyat:56)

  2. Tauhid merupakan misi utama pengutusan para rasul

    “Sungguh telah kami utus rasul bagi setiap umat dengan seruan yang sama: “Sembahlah Allah saja dan jauhilah thaghut.”  (QS An NAhl:36)

    >> Thaghut: segala sesuatu yang disembah selain Allah.

  3. Hanya orang yang bertauhid yang akan mendapatkan keamanan dan petunjuk dari Allah

    >> keamanan, maksudnya keamanan di dunia dan akhirat
    >> di dunia, Allah memberikan petunjuk kepada orang-oran yang benar-benar menjaga tauhidnya

    “”Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezhaliman (kesyirikan), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS Al An’am: 82)  

    >> Rasulullah menafsirkan ‘kezhaliman’ sebagai ‘kesyirikan’.

  4. Allah akan memasukkan orang-orang yang bertauhid ke dalam surga

    Rasulullah bersabda “Barang siapa yg berjumpa dg Allah dalam keadaan tanpa berbuat syirik sedikit pun, maka dia akan masuk surga.Barang siapa yg berjumpa dg Allah dalam keadaan berbuat syirik,, maka dia akan masuk neraka.” (HR Muslim)

    “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah, maka pasti Allah akan mengharamkan baginya surga dan tempat kembalinya ialah neraka tidalah ada bagi orang-orang yang dholim itu seorang penolong pun”. (QS. Al-Maidah :72)

  5. Orang yang bertauhid tidak akan diazab oleh Allah

    Dari Mu’adz bin Jabal: “Hak manusia yang harus ditunaikan Allah adalah Allah tidak akan mengazab orang yang bertauhid kepada Allah dan tidak mencampurinya dengan kesyirikan. Adapun, hak Allah atas para hambanya adalah mereka menyembah Allah tanpa mensyirikkan-Nya sedikit pun.” (HR Bukhari dan Muslim)

 

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui apa itu tauhid dan apa saja yang bisa membatalkan/merusak tauhid. Karena, tanpa mengetahuinya, kita bisa saja terjerumus ke dalam kesyirikan tanpa kita ketahui dan memasukkan kita ke dalam neraka selama-lamanya.

 

Kajian Kitab Qawaidul Arba’ oleh Ustadz Wira Mandiri Bachrun Pertemuan 1:

https://archive.org/details/QawaidulArba001/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s