Kajian Kitab / Qawa'idul Arba'

Bahaya Syirik

Jika engkau telah mengetahui bahwa – ketika syirik bercampur dengan ibadah – syirik akan merusak ibadah, membatalkan amalan, dan menyebabkan pelakunya termasuk orang-orang yang kekal di dalam neraka, maka engkau akan mengetahui bahwa ini merupakan perkara yang penting untuk engkau ketahui. Semoga Allah meloloskanmu dari jaring-jaring syirik kepada Allah, di mana Allah berfirman tentangnya :

“Sesungguhnya, Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (An Nisaa’: 48)

Terbebasnya engkau dari jaring-jaring kesyirikan ini bisa engkau dapatkan dengan mengenali empat kaidah yang Allah sebutkan di dalam Alquran.

– Kitab Qawa’idul Arba’ah, Muqaddimah –

Bahaya #1 Syirik Menyebabkan Terhapusnya Amalan.

  1. Al-An’am: 88

“Apabila mereka menyekutukan Allah, maka lenyaplah amalan yang telah mereka kerjakan.”

  1. Az-Zumar: 65

“Dan sungguh telah diwahyukan kepadamu dan kepada nabi-nabi yang sebelummu, “Apabila engkau melakukan kesyirikan, maka lenyaplah segala amal-amalmu, dan engkau termasuk golongan yang merugi.”

Dengan demikian, jika seseorang melakukan kesyirikan, maka terhapuslah amalan-amalannya. Oleh karena itu, jelaslah bahaya kesyirikan karena kesyirikan dapat menghapuskan amalan.

Allah menujukan ayat ini kepada Nabi — yang memiliki banyak amal shalih — untuk mengingatkan beliau akan bahaya kesyrikan. Maka, apalagi kita (yang bukan nabi), betapa ruginya jika kesyirikan mencampuri amalan-amalan kita.

Bahaya Syirik #2 Syirik adalah dosa yang tidak diampuni oleh Allah.

Artinya, Allah bisa saja mengampuni dosa-dosa selain syirik meskipun dosa-dosa tersebut belum ditaubati. Namun, dosa syirik tidak akan diampuni oleh Allah sebelum pelaku syirik tersebut benar-benar bertaubat dan meninggalkan kesyirikan. Kalau dia tidak bertaubat dan tidak meninggalkan kesyirikan, maka dosa syirik tersebut tidak akan diampuni.

An-Nisa’: 116

Bahwasanya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan mengampuni dosa-dosa selain kesyirikan bagi siapa yang dikehendakinya.

Oleh karena itu, hendaknya kita berhati-hati karena dosa syirik tidak akan diampuni oleh Allah.

Bahaya Syirik #3 Pelaku Syirik Akbar akan Kekal Abadi di Dalam Neraka

Al-Maidah: 72

Barangsiapa menyekutukan Allah, maka Allah akan mengharamkan baginya surga, dan tempat kembalinya adalah neraka, dan tidak ada penolong bagi-bagi orang yang zhalim.

Ayat ini menunjukkan bahwa

  1. Allah mengharamkan surga bagi pelaku kesyirikan.
  2. Tempat kembali para pelaku syirik adalah neraka.
  3. Orang-orang yang zhalim tidaklah memiliki penolong.

Oleh karena itu, agar tidak terjerumus ke dalam kesyirikan, kita harus belajar kaidah-kaidah tentang tauhid dan syirik yang Allah sampaikan dalam wahyu-wahyuNya.

Kajian Kitab Qawaidu Arba’ oleh Ustadz Wira Mandiri Bachrun Pertemuan 003 https://archive.org/details/QawaidulArba003

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s